Yang paling sering bermasalah, saat membuat kerung ketiak. Untuk yang satu ini, tak kunjung ketemu triknya. Tapi kali ini, lumayanlah. Gak jelek-jelek amat kan? Kalau yang berminat polanya, silakan kirim email ya. Nanti saya reply dengan pola dan motifnya.
Yang paling sering bermasalah, saat membuat kerung ketiak. Untuk yang satu ini, tak kunjung ketemu triknya. Tapi kali ini, lumayanlah. Gak jelek-jelek amat kan? Kalau yang berminat polanya, silakan kirim email ya. Nanti saya reply dengan pola dan motifnya.
0
comments
Posted in
Labels:
bolero crochet,
cara membuat bolero,
Crochet,
for sale,
granny square,
sale
Begini hasilnya.
Berapa harganya? IDR 150.000 saja plus free gift tempat ponsel. Untuk pemesanan, SMS 083894533115.
0
comments
Posted in
Labels:
bolero crochet,
Crochet
0
comments
Posted in
Labels:
blog,
bolero crochet,
Crochet
Dibikin apa ya? Dia mengusulkan vest yang seperti saya buat untuk kakak tempo hari. Again???? No!
Kami kemudian berdiskusi, dan ketemulah ide ini: bolero warna-warni. Sampai di sini, Mbak Rayem menyerah.
Maka, dengan benang sembur, saya rangkai jadi satu. pola belakangnya 30 granny square, depannya, sama, hanya dikurangi untuk bagian ketiak dan depan. Dalam sehari, jadi. Belum juga sepekan, sudah ada yang membeli. Alhamdulillah.
Saya dan Mbak Rayem, sama-sama puas....*blogging sambil nunggu transferan dari sang pembeli*
0
comments
Posted in
Labels:
bolero crochet,
bros,
fashion,
handmade
Powered by Telkomsel BlackBerry®
0
comments
Posted in
Labels:
bolero crochet,
granny square,
memberi aksen pada tas,
mereparasi tas,
tas
Harganya Rp 25 ribu. Beli di Malioboro, Yogyakarta. Bukan soal harga yang jadi masalah, tapi resleting yang sudah rusak di pekan pertama dipakai (Saya rancu: resletingnya yang emang gampang rusak, atau saya sebagai pemilik baru yang terlalu tak beradab membuka-tutup nya>-<...)
Di-pensiundini-kan?Sayang. Paduan warnanya saya suka. Maka sedikit bersusah-payah, resleting saya ganti. Sekalian, menambah aksen di talinya, yang sebelumnya dibuat asal nempel saja. Begini saya mengerjakannya:
Awalnya, begini tampang dia:
Kemudian, saya membuat empat crochet granny square, sesuai jumlah ujung tali yang akan saya sembunyikan di baliknya.
Contekan motifnya ada di sini:
Bila telah siap, jahitkan ke ujung-ujung tali, yang semula hanya asal tempel itu. Sekalian, kuatkan tali dengan tusuk jelujur dengan cara melingkar, biar kuat:
Begini hasil akhirnya:
0
comments
Posted in
Labels:
bolero crochet,
cara membuat bolero,
Crochet
Bolero apa pashmina? Boleh dua-duanya, Kok bisa? Bisa saja. Wong awalnya mau bikin pashmina, eh...malah kependekan. Jadi sisinya disambung saja, sisakan tengahnya untuk badan. Maka jadilah.
Sttt....jujur nih....awalnya sih karena salah milih benang. Terlalu gendut diameternya, jadi pakai hook yang biasa saya pakai (nomor 3/4) hasilnya jadi kaku. Untunglah, ada hook nomor 10 yang iseng dibeli di Micky Mocko beberapa waktu lalu.










